Apa itu Karburator ?
Karburator adalah
tempat mengabutkan campuran bensin dan udara agar dibakar dalam ruang bakar.
Karburator berfungsi mencampur dan mengatur campuran antara bensin dan udara
agar mencapai campuran yang sesuai untuk pembakaran mesin.
Adapun komponen - komponen karburator terdiri atas;
1.
Pelampung;
Pelampung bensin berfungsi untuk mengatur
ketinggian bensin dalam karburator. Jika ketinggian bensin dalam karburator
berlebihan akan membuat mesion banjir. Kerena itu pelampung dapat disetel.
Adapun penyetelannya adalah dengan menekuk ke atas atau ke bawah lidah pada
pelampung. Pelampung dapat juga bocor, jika pelampung bocor maka pelampung akan
selalu tenggelam dalam bensin. Namun ada juga pelampung yang tidak bisa distel,
biasanya lidah pelampung ini terbuat dari plastik. Contoh pelampung yang tak
bisa disetel adalah pelampung pada karburator sepeda motor Honda.
2.
Katup
Jarum;
Pelampung dan katup jarum adalah satu unit
kesatuan. Katup jarum berfungsi untuk menutup lubang saluran bensin ke ruang
pelampung. Jarum pelampung menutup saluran bensin, karena adanya tekanan dari
lidah pelampung. Jarum pelampung yang sudah aus dapat membuat penutupan pada
saluran bensin tidak rapat. Sehingga bensin terus bensin mengalir ke dalam
ruang pelampung yang menyebabkan bensin menjadi banjir dalam mesin.
3.
Baut
penyetel udara;
Baut penyetel udara berfungsi untuk
menyetel putaran idle (stasioner). Penyetelannya dengan memutar baut ke kiri
atau ke kanan. Apabila baut penyetelan sudah aus, maka putaran idle sulit
didapatkan karena udara kan mengalir melalui celah - celah yang aus tersebut.
4.
jarum
skep
Jarum skep adlah jarum yang terpasang pada
skep sepeda motor. Jarum skep ini dapat disetel dengan memindahkan posisi ring
dari jarum skep tersebut. Penyetelan jarum skep ini akan menentukan jumlah
campuran dari bahan bakar dan udara yang masuk ke dalam ruang bakar.
Pilot jet dan main jet; Komponen ini
berfungsi untuk mencampur bensin dan udara, di mana pilot jet mencampur udara
pada putaran rendah dan main jet mencampur udara pada putaran tinggi.
Tips Memeriksa, Menyetel dan Merawat Karburator pada Sepeda Motor
Seperti telah kita ketahui dalam postingan
sebelumnya tentang karburator, bahwa karburator memiliki peranan yang sangat
penting dalam menghasilkan tenaga mesin. Maka perlulah kita melakukan
pemeriksaan , penyetelan dan perawatan dari karburator secara berkala.
Pemeriksaan , penyetelan dan perawatan karbuarator ini akan menentukan
kehematan dari bensin yang digunakan pada sepeda motor.
Adapun langkah - langkah pemeriksaan,
penyetelan dan perawatan karbuarator adalah sebagai berikut;
1.
Tutup
kran tangki bensin.
2.
Kuras
bensin di dalam karburator.
3.
Lepas
karburator dari intake manifold(saluran masuk).
4.
Bongkar
bagian - bagian karburator.
Periksa komponen - komponen dari karburator sebagai berikut;
1. Apakah baut setelan udara masih baik?
Atau sudah aus? Jika baut penyetel udara sudah aus, gantilah baut penyetel
udara tersebut. Karena baut udara yang sudah aus akan membuat penyetelan pada
putaran stasioner menjadi tidak sempurna atau baik.
2. Periksa apakah jarum pelampung sudah
aus atau masih baik? Jika sudah aus , gantilah dengan yang baru! Jarum
pelampung yang sudah aus, membuat bensin terus masuk ke dalam ruang pelampung.
Hal ini akan membuat mesin menjadi banjir.
3. Apakah pelampung masih baik atau sudah
bocor? Jika bocor gantilah dengan yang baru. Adapun pemeriksaan pelampung ini
dengan mengocoknya di telinga kita dan mendengarkan apakah ada suara dari
pelampung tersebut. Jika ada suara kemericik dari pelampung, berarti pelampung
sudah bocor. Pelampung yang bcor akan membuat mesin mejadi banjir, karena
bensin teus masuk ke dalam ruang pelampung.
4. Apakah jarum skep sudah aus atau masih
baik? Jika jarum skep sudah aus, maka harus diganti. Jarum sekp yang sudah aus
akan mempengerahi campuran bensin dan udara yang masuk ke dalam mesin. Terutama
kita tidak dapa membuat mesin dalam putaran langsam yang baik, karena cenderung
mesin akan berada dalam rpm tinggi terus.
5. Semprot dan periksa semua lubang pada
saluran karburator! Apakah ada kotoran yang menyumbat lubang saluran dari
karburator tersebut, karena lubang saluran yang tersumbat ini akan membuat
bensin susah keluar dari ruang pelampung untuk bercampur dengan udara yang
masuk ke dalam mesin. sehingga mesin cenderung majadi boros bensin dan sulit
dihidupkan. Semprot pilot jet dan main jet dengan kompresor. Agar Main jet dan
pilot jet bersih, dan mampu melakukan prosen pencampuran bensin dan udara dalam
campuran yang sempuran dan baik.
6. Pasang kembali kembali semua komponen
karburator yang dibongkar. Dan jangan sampai ada yang tertinggal
7. Setel ketinggian pelampung:
Penyetelannya adalah dengan membengkokanlidah pelampung ka atas atau ke bawah.
Penyetelan pelampung untuk setiap sepeda motor adalah tidak selalu sama, namun
kita dapat melakukan penyetelan dengan cara yang hampir mendekati standarnya
yaitu sebagai berikut;
Ø Balik posisi dari
karburator, sehingga unit pelampung berada diatas karburator.
Ø Lihat apakah
posisi pelampung sejajar dengan garis horisontal. Jika tidak lakukan penyetelan
penyetelan dengan membengkokan lidah pelampung.
Ø Untuk memriksa
kerapatan jarum pelampung. tekanlah pelampung sekedarnya. Kemudian tiup slang
masuk ke dalm karburator dan rasakan apakah ada udara yang keluar lewat jarum
pelampung. Jika ada terasa keboran udara lewat jarum pelampung, maka gantilah
jarum pelampung tersebut.
8. setel posisi ring pada jarum skep.
Penyetelan ini disesuaikan dengan kondisi dari sepeda motor anda. Jika posisi
ring ditempatkan paling atas, maka campuran bensin dan udara menjadi cenderung
kerus. Dan jika campuran bensin dan udara ditempatkan paling bawah, maka
campuran akan cenderung gemuk/kaya.
9. Pasang kembali karburator pada intake
manifold.Kemudian setel putaran stasioner mesin anda. Caranya ialah:
Ø Hidupkan mesin
sepeda motor Anda.
Ø Kencangkan baut
penyetal rpm, sehingga putaran mesin menjadi naik.
Ø Kencangkan baut
penyetel udara, lalu buka perlahan- lahan. dan perhatikan kenaikan rpm mesin
dari suara mesin Anda. Semakin tinggi rpm mesin Anda, maka suara mesin Anda
akan semakin keras juga.
Ø Putar terus baut
penyetel udara sampai anda mendapatkan suara mesin yang paling besar, jika anda
ingain campuran bensin yang kaya. Atau sering pula disebut dengan setelan
basah. Setel baut bebrapa putara sebelum posisi suara mesin paling keras, jika
Anda ingin mendapatkan campuran bensin dan udara yang irit, atau sering disebut
juga dengan setel kering. Adapung perbedaan dari setelan basah dan kering
adalah pada perbedaan dari keiritan bensin dan akselearas dari sepeda motor
tersebut. Jika kita menyetel dengan setelan basah , maka akselerasinya menjadi
sangat baik anmun bensin jadi boros. Jika kita menyetel dengan setelan kering ,
maka akselerasinya akan menjadi kurang, namun bensin menjadi irit.
Fungsi Karburator pada Kendaraan Bermotor
Fungsi
karburator ialah
:
a.
Mengatur
perbandingan campuran udara dan bahan bakar.
b.
Menjadikan
campuran tersebut menjadi kabut.
c.
Menambah
atau mengurangi jumlah campuran sesuai dengan kecepatan dan beban motor yang
berubah-ubah.
Sejak sebuah motor dihidupkan hingga motor
berjalan pada kondisi yang stabil, mengalami beberapa kali perubahan
perbandingan campuran. Jika motor dihidupkan dalam keadaan dingin perbandingan
tersebut bahkan diperlukan 1 : 1. Kemudian sesudah hidup berubah menjadi 11,5 :
1. Untuk tenaga yang maximum perbandingan yang diperlukan sekitar 12 : 1 dan
pada keadaan 80 sampai 90% kecepatan maksimum (kecepata ideal) perbandingannya
ialah 16 : 1.
Pada jenis karburator yang modern,
pengatur campurannya dapat bekerja secara otomatis, perbandingan campuran udara
dan bensin 15 : 1. Campuran bensin dan udara yang terlalu tipis dapat
mengakibatkan :
a.
Motor
lekas menjadi panas.
b.
Katup
buang dapat terbakar.
c.
Pelumasan
pada dinding-dinding silinder kurang baik, minyak banyak turut terbakar.
d.
Tenaga
motor berkurang
Kemudian timbul ledakan-ledakan didalam
karburator sehingga dapat menimbulkan kebakaran.
Campuran bensin dan udara terlalu boros,
dapat mengakibatkan :
a.
Motor
menjadi panas
b.
Gas
buang berwarna hitam.
c.
Dapat
menimbulkan ledakan-ledakan di dalam atau pada ujung pipa buang.
d.
Pemakaian
bahan bakar terlalu boros.
Macam-macam Konstruksi Karburator Berdasarkan Kedudukan Manifol
Terhadap letak manifold, karburator
dibedakan atas :
A. Karburator aliran bawah (turun)
Karburator aliran bawah, arah aliran udara dengan bensin saling berlawanan, bensin jatuh mudah untuk dilayani karena tempatnya di bagian atas, tapi unit motornya menjadi lebih tinggi oleh adanya saringan udara di atas karburator.
![]() |
Gambar. Karburator Arus Turun (aliran ke bawah) |
B. Karburator aliran horizontal (rata)
Karburator aliran horizontal (rata)
digunakan pada motor-motor kecepatan tinggi. Manifold isap dapat dibuat lebih
pendek sehingga kerugian gesek berkurang dan rendeman pengisian bertambah
(Gambar 3)., dan dipakai oleh beberapa merek saja misalnya karburator S.U.
![]() |
Gambar. Karburator Arus Rata (aliran horizontal) |
C. Karburator arus naik (aliran ke atas)
Karburator aliran ke atas yang
dipergunakan adalah jarang disebabkan rendeman pemasukan jelek karena bensin
harus diisap ke atas Identifikasi karburator sekarang lebih dikenal berdasarkan
pabrik yang membuatnya dan modelnya. Nama – nama yang dikenal ialah :
Ø Stromberg,
Rochester, Zenith, Carter dan Holley buatan Amerika
Ø S.U. dan Zenith
buatan Inggris
Ø Solex buatan
Prancis
Ø Weber buatan Itali
![]() |
Gambar Karburator Arus Naik (aliran ke atas) |